Menu
0 Comments

Fakta Menarik Pendaftaran Cawapres Jokowi 2019

Proses pendaftaran cawapres Jokowi 2019 memang sudah dilaksanakan. Masing-masing kandidat sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU. Namun ada hal yang menarik yang patut dibahas dalam pendaftaran pilpres tahun 2019 ini, berikut di antaranya:

Nama Titiek Soeharto yang disebut Prabowo

Setelah melakukan pendaftaraan calon presiden 2019, Prabowo Subianto melakukan konferensi pers terbaik di aula KPU. Dalam sambutannya, Prabowo menyebutkan nama Titiek Soeharto sebagai wakil akan partai Berkarya dan merupakan salah satu partai pendukung.

Penyebutan nama Titiek Soeharto membuat pers cukup riuh, sebab keduanya pernah memiliki hubungan. Di mana Titiek sendiri adalah mantan istri dari Prabowo Subianto.

Jokowi unggah foto sungkem sebelum pendaftaraan

Sebelum berangkat menuju kantor KPU, rupanya calon presiden 2019, Jokowi menyempatkan diri untuk menemui ibundanya. Dengan kemeja putih, Jokowi nampak bersimpuh di pangkuan ibunya. Menurut keterangannya, hal tersebut merupakan hal biasa dan sudah dilakukannya sejak kecil.

Prabowo cium anak buruh

Calon presiden 2019, Prabowo Subianto memang dikenal akrab dengan anak – anak. Pada beberapa kesempatan, beliau menunjukkan keakraban dan candaannya bersama dengan anak – anak. Setelah mendaftarkan diri, Prabowo juga melakukan hal yang sama. Bahkan, beliau sempat bertemu dengan buruh yang mengantarnya.

Diketahui pula, Prabowo juga menggendong anak perempuan dan kemudian mencium kepalanya. Anak tersebut merupakan anak buruh yang bernama Annisa Zahra Ratifa dan tinggal di Jatinegara, Jakarta Timur.

KPU yang coret Perindo dan PSI sebagai partai pengusung Jokowi

Calon presiden 2019 Jokowi memiliki partai koalisi yang cukup banyak. Bahkan ada sembilan partai pengusung yang berada di barisan Jokowi. Namun saat mendaftarkan diri, PSI dan Perindo dicoret sebagai daftar partai pengusung Jokowi oleh KPU. Lantaran, kedua partai tersebut belum pernah mengikuti pemilu sebelumnya.

Oleh karena itu, PSI dan Perindo hanya menjadi partai pendukung saja, bukan partai pengusung. Aturan ini sebenarnya sudah ada di Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Itulah beberapa fakta menarik yang terjadi setelah pendaftaran calon presiden 2019 dilakukan.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *